Apa Itu Simbiosis Parasitisme? Interaksi yang Menguntungkan Satu Pihak, Ini Contohnya

Berikut ini penjelasan mengenai simbiosis parasitisme yang bisa dipelajari di rumah. Makhluk hidup saling berinteraksi satu sama lain hingga menimbulkan suatu simbiosis. Dikutip dari Buku Tematik Kelas 5 SD Tema 5, terdapat beberapa macam simbiosis, yakni simbiosis mutualisme, parasitisme, dan komensalisme.

Lantas, apa itu simbiosis parasitisme? Simbiosis parasitisme merupakan interaksi antara dua organisme yang berbeda, di mana ada satu pihak mendapat untung, sedangkan yang lain dirugikan. Berdasarkan KBBI, parasitisme berarti hubungan organisme yang hidup bersama sama, tetapi hanya menguntungkan salah satu pihak.

Secara sederhana, simbiosis parasitisme merupakan interaksi antara dua organisme yang berbeda. Salah satu pihak mendapatkan keuntungan dan yang lainnya justru mendapatkan kerugian dari hubungan tersebut. Contoh simbiosis parasitisme:

Cacing dan tubuh manusia. Cacing adalah parasit yang mengambil keuntungan dari tubuh manusia. Sebagai parasit, cacing akan menyerap nutrisi dari inangnya, yakni tubuh manusia.

Akibatnya, manusia yang cacingan akan mendapatkan kerugian karena jadi kehilangan asupan nutrisi yang mestinya dapat diserap dan bermanfaat bagi tubuh. Hubungan antara pohon mangga dan benalu. Benalu dapat hidup subur karena menghisap zat makanan dari pohon mangga yang ditumpanginya.

Sehingga pohon mangga lama lama akan menjadi kurus dan lambat laun bisa mati. Tali putri (sebagai parasit) pada tumbuhan beluntas (sebagai inang). Tali putri mendapat tempat hidup dan makanan dari tumbuhan beluntas, sedangkan tumbuhan beluntas akan merugi karena makanannya diambil oleh tali putri.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mutualisme adalah hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara dua organisme. Jadi, suatu interaksi bisa disebut mutualisme jika kedua belah pihak sama sama mendapatkan keuntungan, Kids. Contoh simbiosis mutualisme

Kerbau dan burung jalak. Kerbau dan burung jalak adalah dua organisme yang berbeda dan keduanya melakukan interaksi saling menguntungkan. Burung jalak hinggap dan memakan kutu kutu yang ada di tubuh kerbau.

Di satu sisi burung jalak mendapatkan makanan dan kerbau akan bersih dari kutu kutu yang mengganggu. Selanjutnya, hubungan lebah maupun bunga yang sama sama memperoleh keuntungan. Bunga menghasilkan madu yang merupakan makanan lebah.

Lebah membantu proses penyerbukan pada tumbuhan. Pada saat lebah mengisap madu, kaki kakinya menyentuh serbuk sari. Serbuk sari yang menempel pada kaki lebah akan terbawa oleh lebah yang masih berkelana dari satu bunga ke bunga yang lain.

Saat kaki lebah yang ditempeli oleh serbuk sari tersebut menempel pada putik bunga lain, terjadilah penyerbukan yang kelak akan terjadi proses pembuahan. Simbiosis komensalisme adalah interaksi antara dua organisme di mana satu pihak cenderung mendapat keuntungan. Tetapi pihak lain tidak memiliki dampak baik kerugian atau keuntungan.

Contoh simbiosis komensalisme: Ikan hiu dan ikan remora. Ikan remora yang merupakan ikan ikan kecil memakan sisa makanan hiu dan juga mendapatkan perlindungan dari ikan hiu.

Di sisi lain, ikan hiu enggak mendapatkan dampak apapun. Ikan hiu enggak dirugikan ataupun mendapatkan keuntungan, Kids. Hubungan antara tumbuhan anggrek dan pohon yang ditumpanginya. Tumbuhan anggrek mendapat keuntungan karena dapat menumpang hidup pada pohon, dan selama menumpang tersebut, anggrek tidak merugikan pohon.

Dalam dunia tumbuhan, contoh simbiosis komensalisme terjadi pada tumbuhan pakis dan inangnya. Tumbuhan pakis mendapatkan kuntungan berupa tempat tinggal, sedangkan inangnya tidak mendapatkan dampak. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.