4 Cara Mengubah Pola Makan Keluarga agar Lebih Sehat

Menjaga kesehatan keluarga bisa dimulai dari berbagai aspek. Salah satunya adalah lewat pola makan, mengingat bahwa apa yang dikonsumsi sehari-harinya jelas memengaruhi kondisi tubuh hingga mood.

Lalu, bagaimana ya cara menerapkan pola makan sehat di keluarga Anda? Padahal, masing-masing anggota keluarga memiliki selera dan kebiasaan makannya sendiri.

Apabila Anda menghadapi kebingungan yang sama, tips berikut ini bisa jadi panduan untuk membantu Anda dalam mengubah pola makan keluarga agar jadi lebih sehat. Selamat membaca dan mencoba!

Makan Sehat adalah Urusan Kesehatan, Bukan Berat Badan

Hal pertama yang bisa Anda tekankan di awal adalah pola makan sehat bukan untuk menurunkan berat badan, tapi untuk menjaga kesehatan tubuh hingga mental. Karena jika topik makan sering dikaitkan dengan berat badan, keluarga Anda akan berpikiran bahwa makan merupakan hal buruk, apalagi jika ada anak kecil di keluarga Anda.

Daripada membahas kandungan kalori atau lemak dalam makanan, lebih baik Anda fokus pada manfaatnya. Dan sebagai orang tua, Anda bisa atur porsinya agar sesuai dengan kebutuhan nutrisi masing-masing anggota keluarga.

Mulai Biasakan Makan Bersama

Kesibukan yang berbeda-beda sering kali membuat keluarga makan sendiri-sendiri, baik itu di rumah atau saat di luar rumah. Jika hal ini terjadi pada keluarga Anda, diskusikan dulu untuk sepakat memulai kebiasaan makan bersama di ruang makan, misal saat sarapan dan makan malam.

Dilansir dari Healthline, makan bersama tanpa gangguan bisa mendorong kebiasaan makan yang lebih sehat hingga mendorong bonding antar anggota keluarga. Bahkan, studi juga menunjukkan bahwa kebiasaan ini bisa mendorong perkembangan sosial dan emosional.

Jadikan Sarapan Hal Wajib

Ada banyak alasan mengapa sarapan sering kali jadi waktu makan yang dilewatkan. Dan salah satu alasan yang paling umum karena terburu-buru berangkat sekolah atau bekerja. Padahal, sarapan adalah bagian penting dalam aktivitas, kesehatan, hingga perkembangan terutama pada anak.

Berdasarkan studi, sarapan memiliki hubungan erat dengan daya ingat yang lebih baik. Dan pada anak, sarapan bisa memberikan energi untuk belajar hingga mengerjakan tes sehingga nilainya juga lebih baik. Anak juga lebih fokus saat di sekolah karena tidak terganggu rasa lapar.

Pilih Camilan Sehat 

Makanan kemasan dan instan seperti keripik, kentang goreng, dan wafer memang merupakan opsi camilan praktis dibandingkan buah dan sayur. Akan tetapi, tentu saja jenis-jenis makanan tersebut tidak berkontribusi dalam penerapan pola makan sehat di keluarga.

Kalau kepraktisan jadi pertimbangan utama, Anda bisa siapkan potongan sayur yang sudah dicuci bersih, tempatkan dalam wadah kedap udara, lalu simpan di dalam kulkas. Jadi, Anda dan keluarga bisa ngemil sehat dengan mudah. Tambahkan juga saus cocolan sehat seperti yogurt dan hummus untuk melengkapi camilan sehat Anda.

Pastikan juga Anda memberikan proteksi kesehatan yang lebih lengkap bagi keluarga. Salah satunya adalah lewat HealthPlus Family, yaitu produk asuransi kesehatan untuk keluarga dari My Protection yang bisa Anda dapatkan secara online.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *